Tampilkan postingan dengan label bank. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bank. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Desember 2009

Knowledge, Piety, Integrity: Sebuah Tinjauan Nurani

Oleh: Riza Rizky Pratama


Slogan di atas akhir-akhir ini telah kehilangan maknanya. Gedung biru itu sudah tegak berdiri. Seolah menunjukkan bahwa slogan tersebut adalah dikotomi konkrit bahwa agama Islam hanya dibatasi pada ruang ritual dan ruang ilmu tanpa pernah menyapa ruang amal khususnya ekonomi. Tapi ada hal lain yang terus menggelitik hati sebelum gedung itu berdiri. Sebuah percakapan pembuka antara sahabat saya dengan Pak Rektor via sms. Kurang lebih begini isinya:


A: Pak, mengapa tidak memilih bank syariah sebagai penyedia layanan keuangan mahasiswa tetapi malah memilih Bank Mandiri?


K: Pertama, bank syariah belum murni syariah. Kedua, pelayanannya belum baik. Ketiga, hHal ini sudah merupakan keputusan Dewan Pakar Universitas dan mengikuti ketentuan Depag.


Minggu, 07 Juni 2009

Belajar ke Museum Bank Indonesia

museum_bi

Bagi sebagian orang, jalan-jalan ke museum merupakan tempat yang membosankan dan terkesan kuno. Tapi menurut Lisensi, museum merupakan tempat rekreasi—yang tentu dapat menghilangkan kejenuhan—dan yang terpenting adalah tempat belajar. Tempat yang dipilih untuk rihlah kali ini adalah Museum Bank Indonesia (MBI).


Hari Minggu (7/06), sekitar 12 orang dari pengurus Lisensi berkunjung ke MBI dan belajar mengenai Bank Indonesia khususnya dan perekonomian Indonesia secara makro pada umumnya. Di sana kami belajar mengenai asal mula berdirinya Bank Indonesia, peran Bank Indonesia, teknik dan pengetahuan pengumpulan mata uang (numismatics) dan lain-lain.


Di awal kami memasuki ruang playmotion untuk menangkap koin-koin mata uang yang berterbangan. Setelah itu kami diajak untuk menyaksikan film tentang sejarah Bank Indonesia mulai dari zaman awal kedatangan bangsa Eropa hingga peran BI pada masa sekarang. Ruang terakhir yang dikunjungi adalah ruang numismatik dan ruang sejarah.



Selasa, 31 Maret 2009

SDM yang Mampu Mengembangkan Sistem Syariah

Pendahuluan


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Ta’ala pemilik alam semesta yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya di alam ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, seorang pemimpin yang telah berhasil memadukan kecerdasan intelektual,emosional, dan spiritual sehingga menjadi seorang suri tauladan yang baik bagi umatnya.


SDM atau Sumber Daya Manusia merupakan salah satu elemen penting yang harus ada dalam sebuah institusi atau perusahaan. Dalam dunia perbankan khususnya perbankan syariah perlu adanya SDM yang bukan hanya pandai dalam aspek ilmu ekonomi dan keuangan secara umum, tapi juga harus memiliki penguasaan ilmu syari’ah yang memadai. BI sendiri telah melansir bahwa industri keuangan syari’ah khususnya perbankan membutuhkan paling tidak 40.000 sumber daya manusia jika ingin mengejar pertumbuhan asset hingga 5 persen pada tahun 2008.



Minggu, 01 Februari 2009

Training Akuntansi Syariah Bersama CIRTIE

Hari Sabtu kemarin (31/1) merupakan momen berharga bagi Lisensi untuk menunjukkan semangat keilmuannya dalam bidang ekonomi Islam. Bekerja sama dengan CIRTIE (The Center of Information, Research and Training for Islamic Economy), Lisensi mendapat kesempatan untuk merasakan training pendahuluan mengenai akuntansi syariah. Training ini diikuti oleh lebih dari 20 pengurus Lisensi.


Trainer akuntansi ini adalah Zulkarnain Rifai, yang pernah bekerja di Bank Muamalat dan Karim Business Consulting serta sekarang memimpin Micra, sebuah lembaga konsultasi usaha mikro. Meskipun terjadi keterlambatan waktu, namun acara ini tetap diikuti dengan antusias oleh peserta. Terlebih dalam acara ini dilakukan beberapa simulasi permainan mengenai akad-akad syariah.


Karena training ini merupakan training pendahuluan atau training uji coba, maka acara ini tidak berlansung lama. Namun Lisensi mendapat pengalaman baru, khususnya dalam bidang akuntansi syariah. Kami berharap acara ini dapat meningkatkan semangat Lisensi untuk terus meningkatkan keilmuannya dan untuk kemudian mengikuti training lanjutannya.