Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2009

Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global

[caption id="attachment_17" align="aligncenter" width="300" caption="Ali Sakti (Junior Researcher BI) dan Riza Rizky Pratama (CEO 08-09)"]Ali Sakti (Junior Researcher BI) dan Riza Rizky Pratama (CEO 08-09)[/caption]

Kajian perdana Lingkar Studi Ekonomi Syariah (Lisensi) pada semester genap ini menghadirkan Ali Sakti, S.E., M.Ec. (Junior Researcher Bank Indonesia) sebagai pembicara. Tema yang diusung oleh Departemen Keilmuan dan Riset adalah mengenai “Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global”. Acara yang dilaksanakan di Masjid Al-Jami’ah pada hari Sabtu (14/03) ini dihadiri sekitar 25 orang.


Sejalan dengan tema yang diangkat, Ali Sakti memberikan perkembangan terbaru bdiang ekonomi-politik. Ketika mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai rancangan ekonomi syariah untuk membantu meningkatkan perekonomian syariah di hadapan Dewan Penasihat Presiden, rancangan tersebut, Insya Allah, akan dilanjutkan kepada Presiden SBY.



Selasa, 09 Desember 2008

Pemuda dan Ekonomi Syariah

Oleh: Riza Rizky Pratama


Saya menulis tulisan ini karena terinspirasi oleh sebuah iklan (iklan rokok tapi bukan rokoknya yang membuat saya terinspirasi tapi substansinya) yang isinya merupakan rentetan sebuah perjalanan panjang sejarah bangsa kita di mana ke semua momen bersejarah tersebut dikawal oleh sekawanan pemuda tangguh dan berpikiran cemerlang.


Dimulai pada 20 Mei 1908, seorang pemuda bernama Dr. Soetomo bersama teman-temannya mendirikan sebuah organisasi bernama Boedi Oetomo guna melawan dominasi penjajah Belanda ketika itu sehingga berkat jasanya pada tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional.


Dilanjutkan pada tanggal 28 Oktober 1928, seluruh organisasi pemuda dari seluruh nusantara ketika itu mulai dari Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond dan lain-lain berikrar sepenuh hati guna mewujudkan Indonesia yang teguh dan bermartabat dalam sebuah perjanjian sakral yang dinamakan Sumpah Pemuda.