Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juni 2010

Good Service for Character Building

Perusahaan boleh saja mengalokasikan jutaan bahkan miliaran rupiah untuk promosi produk/jasa yang dihasilkan lewat iklan. Tapi, promosi yang paling efektif justru melalui word of mouth alias mulut ke mulut. Hal itu dapat terjadi jika kepuasan pelanggan akan produk yang dihasilkan terpenuhi karena pelanggan yang puas akan menjadi juru bicara produk secara lebih efektif dan meyakinkan (Hermawan Katajaya: 2007). Kepuasan pelanggan mustahil terjadi tanpa servis yang prima sebagai salah satu  variable independen yang mempengaruhi penjualan.


Nah teman-teman, mari kita kupas seluk beluk dari servis ini. Servis seringkali dimaknai sebatas layanan sebelum, selama dan sesudah transaksi. Padahal, servis maknanya sangat luas dan dapat dikembangkan ke berbagai kemasan. Dengan servis, kita dapat memberikan solusi kepada konsumen seiring perkembangan zaman yang dinamis, contoh Nokia 810 Car Phone, salah satu produk handphone terbaru nokia yang melayani kebutuhan komunikasi di dalam mobil.

Isu Global Tentang Kapitalisme

Sebelum mengenal uang kertas manusia terlebih dahulu mengenal barter untuk memenuhi kebutuhannya. Ikan ditukar padi, kerbau ditukar sapi, garam ditukar rotan, dsb. Setelah itu manusia mengenal logam mulia sebagai alat transaksi, logam mulai dalam hal ini adalah emas dan perak. Pada masa Rasulullah, emas dan perak yang digunakan untuk melakukan transaksi. Emas dalam bentuk dinar, dan perak dalam bentuk dirham, dengan rasio 3 dinar sama dengan 7 dirham. Sebenarnya Rasulullah bukan orang pertama yang menggunakan dinar atau dirham. Mata uang dinar sebenarnya adalah mata uang Byzantium atau Romawi, sedangkan mata uang dirham adalah mata uang Persia. Hal ini membuktikan bahwa anggapan yang menyebutkan dinar dan dirham adalah berasal dari Islam adalah salah. Keduanya bukan dari Islam. Hal ini membuktikan bahwa Islam bukan sebuah agama yang mengagungkan simbolitas, namun Islam melihat substansi yang sangat luar biasa yang bisa mendatangkan keadilan dari suatu sistem meskipun sistem tersebut bukan dari Islam.

Kamis, 09 Juli 2009

Desain Jaket Lisensi: Tanggapannya?

Kaget juga nih setelah di minta untuk publish rancangan jaket Lisensi. Buat temen-temen semua, mohon saran atau kritiknya ya? ;)

new


Jumat, 01 Mei 2009

G-20 (The Group of Twenty)

G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.


Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia. Pertemuan perdana G-20 berlangsung di Berlin, 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada. Selanjutnya disingkat G-20.


Latar belakang pembentukan forum ini berawal dari terjadinya Krisis Keuangan 1998 dan pendapat yang muncul pada forum G-7 mengenai kurang efektifnya pertemuan itu bila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain agar keputusan–keputusan yang mereka buat memiliki pengaruh yang lebih besar dan mendengarkan kepentingan-kepentingan yang barangkali tidak tercakup dalam kelompok kecil itu. Jenis organisasi ini adalah sebuah organisasi yang berkarakterkan Forum konsultasi. Adapun tujuannya adalah "Mewadahi negara-negara industri dan berkembang secara bersama-sama mendiskusikan berbagai masalah kunci di bidang ekonomi dunia."



Selasa, 17 Maret 2009

Penguatan Ekonomi Domestik Melalui Kacang, Teh Botol, dan Jamu

Oleh: Riza Rizky Pratama (CEO Lisensi 08-09)


Baru-baru ini mungkin teman-teman sudah melihat iklan baru khususnya di media elektronik, tiga perusahaan nasional negeri ini yang meluncurkan iklan bersama dengan tajuk penguatan ekonomi domestik di tengah terpaan krisis global. Tiga perusahaan tersebut antara lain PT. Dua Kelinci, PT. Sosro, dan PT. Sido Muncul.


Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa ketiga perusahaan tersebut telah banyak memproduksi barang yang sudah cukup akrab dengan kehidupan kita sehari-hari khususnya sebagai mahasiswa. Bagi pencinta bola misalnya pasti tak lengkap rasanya jika sedang menonton bola tidak ditemani dengan kacang garing Dua Kelinci. Khusus penggemar bakso pasti di samping mangkok baksonya biasa disuguhkan teh botol Sosro. Atau pun bagi mahasiswa yang cinta begadang pasti salah satu ramuan rahasia penghilang masuk anginnya yaitu dengan minum Tolak Angin.



Senin, 16 Maret 2009

Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global

[caption id="attachment_17" align="aligncenter" width="300" caption="Ali Sakti (Junior Researcher BI) dan Riza Rizky Pratama (CEO 08-09)"]Ali Sakti (Junior Researcher BI) dan Riza Rizky Pratama (CEO 08-09)[/caption]

Kajian perdana Lingkar Studi Ekonomi Syariah (Lisensi) pada semester genap ini menghadirkan Ali Sakti, S.E., M.Ec. (Junior Researcher Bank Indonesia) sebagai pembicara. Tema yang diusung oleh Departemen Keilmuan dan Riset adalah mengenai “Masa Depan Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Global”. Acara yang dilaksanakan di Masjid Al-Jami’ah pada hari Sabtu (14/03) ini dihadiri sekitar 25 orang.


Sejalan dengan tema yang diangkat, Ali Sakti memberikan perkembangan terbaru bdiang ekonomi-politik. Ketika mendapat tugas untuk membuat presentasi mengenai rancangan ekonomi syariah untuk membantu meningkatkan perekonomian syariah di hadapan Dewan Penasihat Presiden, rancangan tersebut, Insya Allah, akan dilanjutkan kepada Presiden SBY.



Senin, 02 Februari 2009

Fatwa Haram Rokok: Dilematika Maslahat?

Oleh: Riza Rizky Pratama


Baru-baru ini MUI telah mengadakan Forum Ijtima Ulama Komisi Fatwa III se-Indonesia yang digelar di Padang Panjang, Sumatera Barat di mana dalam forum tersebut berhasil menetapkan 24 fatwa baru di antaranya tentang fatwa terkait rokok.


Forum Ijtima Ulama menetapkan dua hukum dasar pada benda 9 cm ini yaitu Haram dan Makruh. Seperti yang dijelaskan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Ma’ruf Amin bahwa rokok diharamkan khusus bagi anak-anak dan ibu hamil. Selain itu, para ulama juga mengharamkan aktivitas merokok di tempat umum.


Pembahasan alot pun terjadi ketika para peserta forum menyatakan keberatannya seputar pengharaman rokok ini. Salah satu di antaranya yakni Ketua MUI Kudus, M. Syafiq Nashan menegaskan, jika rokok diharamkan akan sangat berdampak besar bagi masyarakat Kudus. Seperti yang kita ketahui bahwa Kudus merupakan kota yang menggantungkan hidupnya dari rokok. Warga penduduknya banyak yang bekerja sebagai petani tembakau dan menjadi buruh di pabrik-pabrik rokok.



Selasa, 09 Desember 2008

Pemuda dan Ekonomi Syariah

Oleh: Riza Rizky Pratama


Saya menulis tulisan ini karena terinspirasi oleh sebuah iklan (iklan rokok tapi bukan rokoknya yang membuat saya terinspirasi tapi substansinya) yang isinya merupakan rentetan sebuah perjalanan panjang sejarah bangsa kita di mana ke semua momen bersejarah tersebut dikawal oleh sekawanan pemuda tangguh dan berpikiran cemerlang.


Dimulai pada 20 Mei 1908, seorang pemuda bernama Dr. Soetomo bersama teman-temannya mendirikan sebuah organisasi bernama Boedi Oetomo guna melawan dominasi penjajah Belanda ketika itu sehingga berkat jasanya pada tanggal tersebut dijadikan sebagai Hari Kebangkitan Nasional.


Dilanjutkan pada tanggal 28 Oktober 1928, seluruh organisasi pemuda dari seluruh nusantara ketika itu mulai dari Jong Java, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond dan lain-lain berikrar sepenuh hati guna mewujudkan Indonesia yang teguh dan bermartabat dalam sebuah perjanjian sakral yang dinamakan Sumpah Pemuda.